Feeding Mosquitoe

Sebuah pekerjaan nekad namun sudah biasa dilakukan sejak TA.. yaitu jreng jreng (diiringi suara senar drum).. “Memberi Makan Nyamuk“.

blood sucker

Bagi anak elektro mungkin tersetrum listrik sudah biasa, anak farmasi tiap hari mencium bau obat2an, nah anak entomologi (khususnya yg menangani nyamuk).. harus biasa mendonor darah ke nyamuk supaya mau bertelur.. hohoho bahkan pa dekan SITH Biologi (yang katanya “kecengan sejuta umat”) juga ketika mengambil master di USA biasa melakukannya.. caranya dengan memasukan anggota badan ke kandang nyamuk dewasa di lab. toksikologi SITH ITB..

Selain nyamuk Anopheles (ini kali keempat) .. saya juga pernah merelakan darah saya untuk Aedes aegypti si biang DBD, yang belum tinggal nyamuk Culex nih.. serem besar2 badannya..

nyamuk culex

Semoga dengan memberi makan nyamuk ini saya tidak terkena Malaria, Demam berdarah, atau Kaki gajah..😦 Meski saat penulisan ini tangan saya bentol2, mudah2an mereka mau bertelur, karena telur anopheles belum ada di ITB..

2 responses to this post.

  1. Gak takut kena DB Cuil?

  2. Posted by acilo on April 24, 2008 at 9:28 am

    kalo DB kayaknya ga bakal kena, hmm tau ga? akhirnya proyeknya dihentikan karena mereka tidak survive.. meski sempet bertelur…😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: