ah Ga enak.. eh taunya enak.. (1)

Tahun 2008 ini diawali dengan sisa kenangan menyenangkan perjalanan di penghujung 2007 ke Ciwidey dan Taman Safari. Kebetulan anggota keluarga lagi lengkap (jarang-jarang nihh..) makanya para senior (baca: ortu) tidak ragu mengeluarkan jurus rayuan ampuh agar smua ikut. Dengan dibayangi keengganan, akhirnya aku dan semua anggota penerus dinasti Kartasendjaya memutuskan untuk ikut.

Berangkat siang hari dari Bandung menuju persinggahan pertama dengan tujuan mencari informasi yaitu ke Pondok Pesantren Al-Ittiqaf. Katanya ketua Ponpes tsb lumayan terkenal sebagai pembicara di bidang Usaha Kecil Menengah.. dia mengajari santri-santrinya untuk mandiri lewat kegiatan bercocok tanam dan banyak kegiatan lainnya, sehingga hasil sayur mayurnya berhasil di pasok ke sejumlah pasar modern di berbagai kota..

Memasuki kawasan Ciwidey.. cuaca mendung, dan benar saja.. hujan mulai turun, ditambah jalan berkelok dan berbatu.. bikin hati aga was-was pas menghadapi tanjakan dan turunan jalan. Rasanya perjalanan kali ini tidak berawal dengan baik. Belum selesai disitu.., Beuhh.. (ingat iklan flexi? Cangcuters?) pas mau sholat ashar air yang dingin bgt menemani kita berwudhu.. ditambah angin kuenceng.., rasanya lengkaplah perasaanku menyesal ikut.

Bayangkan saja.. berada di daerah yang tidak kita kenal, wajah2 asing, dan cuaca buruk. Untungnya.. apapun yang terjadi, kita masih bersama keluarga kita.. jadilah kami menikmati makan bakso (dengan rasa pas-pasan) di sebuah kedai yang sangat sederhana dengan ditemani teh hangat.. lumayan menghangatkan suasana.. Setelah mendapat info yang diinginkan, kami pun tidak berlama lagi disana.. waktu saat itu mulai memasuki maghrib..

Langit mulai gelap, jarak pandang mulai terbatas, namun jalanan tidak juga sepi dengan mobil2 luar dan dalam kota. Kami kini menuju Pemandian Air Panas Cimanggu.. Favorite Spot of the Year nih.. J kalo 2006 Parang Tumaritis Lembang lah jelas.. tapi itu lain cerita..

Tempat ini sebenarnya tidak terlalu istimewa, awalnya aku ingin diam saja di mobil, Ibuku berujar,”Aa udah jauh-jauh masa ga mandi air panas? ”. Waktu itu yang terbayang hanya kondisi kasat mata, udara yang sangat dingin dan berkabut. Semuanya berubah ketika memasuki kamar pemandian air panas. Dindingnya kamarnya memang sederhana, penerangannya pun aga remang-remang, namun air panas yang terus mengalir di bak berhasil memanjakan tubuhku. Rasanya sudah lama sekali tidak mandi air panas… hahahahaha.. udik…

Setelah setengah jam berendam.. (nikmat bangethh.. ayo kesana lagih… J) badanku yang masih menerima sensasi air panas.. (lemes-lemes gimanaa gituu..) kali ini menikmati hidangan jagung bakar. Setelah itu kami semua menginap di sebuah rumah sederhana dengan tarif 350 rebu semalam.. hmm mahal juga, katanya sih kalo besoknya jadi 500 rb soalnya taun baruan.. tapi lumayanlah.. uda ada tipinyah, kamar 2, kasurnyah banyak.. large bed pula.. banyak selimutnyah juga.. ada dapur dan kompor..,

Malam itu, kami membuka santap malam dengan memesan bandrek, bajigur, dan kopi susu.., kami juga memesan nasi liwet.. tak lupa ikan hasil memasak di Base camp (baca: rumah) juga di sajikan ditambah kerupuk. Ya, kerupuk..suatu kebiasan ‘sunnah muakad’ dalam keluarga ini. Lengkap sudah, acara makan malam setahun sekali.. jadi meski sederhana, asalkan bahagia… hehehehe..

Acara tidur, kami melupakan adanya kasur tidur semi-mewah di kamar, akhirnya kami semua berkumpul di ruang tengah, memasang kasur biasa dan saling tidur berdekatan dihangatkan oleh selimut. Karena space tidak muat, aku tidur di sofa… kami betul2 lupa akan kehadiran kasur2 nyaman itu.. J

Besok paginya tanggal 30 Januari, Kami Check out jam setengah 8 menuju Kawah Putih. Beberapa hasil jepretannya bisa kita lihat..

Bersambung..

 

ciwidey berkabut 2

ciwidey kabut 1

aku dan bunda

3 responses to this post.

  1. Hoho, aku komentator pertama😛

  2. that’s what family are for…

    have graet time with ’em okay! never, break it up…

    halah, eta ngomong naon sih urang?

  3. Posted by acilo on April 1, 2008 at 2:35 pm

    @ echi : komentator tapi isinya hoho doang🙂

    @ poet : aku ga punya multiply.. ga bisa liat duniamu..😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: