Time Is The most valuable thing..
we can get so much money but we cant get more time..
Ada saat-saat dimana aku merasa stuck, ngga berkembang (padahal mungkin sudah namun tidak merasa), pencapaian yang aku rasakan tentang diri sendiri belum memuaskan, ingin menemukan diri yang seutuhnya, dll. Ketika aku ingin mengeksplor hal hal itu, aku bertemu dengan SIAWARE. Lalu aku tersadar, hal kecil namun luar biasa yang dilakukan SIAWARE adalah feedback dan penerimaan diri..
Hal itulah yang aku rasa jarang lakukan bahkan terhadap diri ini dan lingkaran kecil kehidupan aku yang teramat berharga.. yaitu keluarga dan sahabat2 ..
acil.. menurut saya kamu tuh pemalas, ga total, pengecut, penakut, terlalu jaim, cari muka, tukang gombal, tukang tebar pesona, so suci, so pahlawan, so mulia, so paling hebat, banyak omong, NATO, ga visioner.
Ayah.. Bunda.. Teh Dian, Rindu, Wildan.. Kalianlah lentera Hatiku.. begitu jarang aku memberi tahu apa yang aku rasakan terhadap kalian. aku hanya menyimpan di dalam hati, malah kadang ngomong dibelakang.. wow begitu pengecutnya. aku mungkin sering mengatakan aku sayang kalian.. namun kadang ketika ingin memberi feedback.. malah kata2 lain yang keluar dan tak jarang kita malah debat kusir. aku janji akan lebih berani memberi feedback.
Saudara2ku.. Kawan-kawanku.. kalian pelangi di dalam hidupku..
Bayangkan yang akan terjadi jika kita saling memfeedback.. begitu netral.. tanpa pretensi.. tendensi.. judgment.. no emosi.. kata-kata yang mungkin hanya sekedar..,”eh lu terlalu sibuk ma dirilu tau.. ato adik lu tuh main game mulu..” namun bisa membawa perubahan, hal hal yang teramat kecil, yang luput dari pandangan, namun mampu dilihat oleh seorang sahabat sejati. Niscaya kita akan semakin memendar cahaya yang lebih indah..
dan pada akhirnya kita hanya ingin diterima oleh orang2 disekitar kita, dipercaya, dibutuhkan, rasanya seperti punya tempat berpulang yang menerima kita apa adanya. Seperti apapun penampilan kita, masa lalu kita yang kelam, diri kita yang sebenarnya dibalik topeng. koruptor, penjahat, WTS, Gay, Lesbi, abused child, what ever..
Bersama SIAWARE aku tumbuh, aku percaya hal-hal luarbiasa bisa terjadi melalui diri ini, aku berharga, aku hidup, aku berbeda, aku memberi, dan aku menerima. Hingga tanpa terasa, aku merasa telah mencintai Siaware dan komunitasnya, Bersama kita ciptakan Indonesia yang kita inginkan di masa depan.

Terima Kasih Bu Nani, Bu Linda, Bu Devi, Mba Esti.. terima kasih IA ITB
Siaware Memang Luar Biasa..
Recent Comments